fbpx

Cara Menulis Konten Yang Benar

Pada artikel kali ini, kami paparkan tentang cara menulis konten berkualitas yang sesuai dengan SEO. Atau untuk mencari visitor di google terhadap mesin pencari.

Dibawah ini akan kami paparkan tentang cara menulis konten yang sesuai dengan keyword/topik, struktur artikel yang baik, dan beberapa tips dalam penulisan konten.

Sedikit kami jelaskan untuk rekan-rekan yang baru terjun di dunia blogger. Ada perbedaan penulisan artikel untuk seo, dengan penulisan artikel yang pernah di ajarkan di sekolah. Nah disini kita akan coba kumpas tuntas di bawah ini ya.

Konten ini merupakan bagian materi SEO yang di ajarkan oleh SINTESA.

Cara Menulis Konten Artikel Yang Benar

Cara Menulis Konten Artikel Yang Benar
pixabay.com

Ok langsung gass.

Konten artikel itu, secara general adalah suatu hal yang telah kita sajikan atau visitor (pengunjung) web kita. Konten website itu ada berbagai macam hal.

Bisa berupa artikel, image/infographic, file, fungsi/tool online dan lain sebagainya.

Pada dasarnya; Apa yang dibutuhkan visitor, itulah yang harus kita berikan. Itu yang mestinya kita buat untuk membuat artikel kita.

Intinya sih, artikel itu ngga harus banyak.

Tapi, Artikel ini  bisa menjadi inti dari konten pada suatu website.

Jumlah Artikel yang Ideal

Cara menulis konten yang bagus
pixabay.com

Sering pertanyaan ini yang ditanyakan oleh blogger pada artikel;

Berapa panjang/jumlah kata ideal ?

Sejauh ini, tidak ada jumlah kata yang harus dalam satu artikel, misal minimal jumlah 2000 kata. Intinya pembuatan artikel yang baik itu bagaimana;

  • Apakah artikel kita sesuai dengan apa yang di inginkan oleh visitor?
  • Apakah dapat menjawab pertanyaan/permasalahan dari visitor?
  • Apakah isinya Jelas?
  • Apakah mudah difahami oleh pembaca?
  • Apakah struktur artikelnya sudah sesuai dengan ketentuan SEO?

Kurang lebih seperti itu, yang harus kita perhatikan dalam membuat artikel.

Tidak semua artikel yang memiliki jumlah kata banyak, dapat meranking di halaman pertama. Semuanya itu kembali lagi apa yang di cari oleh visitor. Intinya, berkualitas atau tidaknya artikel yang kita buat dengan user Search Intent.

Jadi, apakah artikel itu wajib panjang atau tidak?  

Jawabanya tidak wajib, sebab kita sesuaikan kembali dengan apa yang sedang kita bahas. Apabila sebuah topik memerlukan pembahasan yang mendalam, atau yang panjang. Namun apabila tidak, artikel atau konten yang dibuat cendrung lebih ringkas.

Panjang atau tidaknya sebuah konten kembali lagi terhadap pembahasan. Tugas kita yaitu menyajikan konten sebaik mungkin supaya setiap pembaca paham atas apa yang kita sampaikan dalam konten tersebut.

Mengenal Konten

Konten dalam hal ini yaitu berupa artikel yang kita sajikan untuk para membaca. Setiap artikel atau tulisan biasanya memiliki gaya masing-masing sesuai dengan karakter  penulis itu sendiri.

Akan tetapi yang harus menjadi perhatian dalam pembuatan konten ialah penggunaan tanda baca yang benar serta bahasa yang digunakan sesuai dengan EYD, meskipun dalam beberapa artikel tertentu EYD tidak terlalu diperhatikan.

Cara Membuat Konten yang Bagus

cara membuat konten yang bagus
pixabay.com

Dalam bagian ini kita akan membahas mengenai cara membuat konten yang bagus dan sesuai dengan setandar SEO, terutama yang berdasarkan dari user experience.

Menentukan Topik

Menentukan topik adalah langkah pertama yang harus kita lakukan. Topik yang bagus dan menarik akan sangat berpengaruh terhadap daya tarik artikel yang dibuat.

Alangkah baiknya memilih topik yang dirasa dibutuhkan oleh banyak orang atau dalam hal ini memiliki daya tarik, sehingga berpeluang untuk mendatangkan pengunjung yang banyak.

Membuat Kerangka

Setelah kita menentukan topik, selanjutnya ialah membuat kerangka artikel. Tentukan apa saja yang akan menjadi bahasan utama dengan membuat subjudul.

Kerangka yang telah dibuat akan sangat membantu kita dalam menyelesaikan artikel, hal ini mempermudah pengerjaan serta tulisan yang dibuat akan lebih terarah.

Kalian dapat membuktikannya sendiri, membuat artikel dengan membuat kerangka terlebih dahulu dan tidak. Kira-kira lebih mudah yang mana.

Membuat Judul

Sama halnya dengan kerangka, judulpun harus sangat kita perhatikan, mulai dari penggunaan redaksi, kata sambung hingga magic word.

Judul yang baik ialah yang dapat mewakili dari isi konten serta menarik. Akan tetapi jangan sekali-kali kalian membuat judul konten yang tidak relevan dengan isi konten. Sebab hal ini akan berdampak buruk terhadap website kita.

Pemakaian EYD

EYD merupakan tata cara menulis atau menggunakan tata bahasa yang sesuai dengan bahasa indonesia untuk mengatur secara benar. Tentang bagaimana cara menulis atau memakai huruf kapital sampai bagaimana menggunakan istilah asing dengan benar sesuai dengan kaidah EYD.

Contoh Penulisan EYD

Membahas tentang penulisan EYD ini sangat panjang dan banyak. Oleh karena itu, disini tidak semua di bahas. Akan tetapi, kami akan berikan beberapa contoh cara penulisan EYD.

Penulisan Huruf Kapital

Huruf kapital digunakan ketika huruf pertama pada sebuah kalimat. Atau bisa juga di penulisan judul pada huruf pertama. Huruf kapital ini digunakan pada huruf pertama untuk nama orang, nama negara, nama tempat, nama daerah, nama jabatan dan lain-lain.

Huruf Miring

Huruf miring ini digunakan ketika menulis surat, majalah atau buku yang dikutip.

Pengulangan Kata

Untuk menggunakan penggulangan kata ketika jumlah yang banyak atau jamak. Cara penulisan dipisah dengan menggunakan tanda penghubung. Contohnya; kata-kata, anak-anak, buku-buku dan lain-lain

Kata Penghubung

kata penghubung bisa di istilahkan seperti kerja sama, kereta api, panca indra dan lain-lain. Selain itu, terdapat juga istilah khusus namun penulisannya dihubungkan dengan tanda penghubung. Contohnya ibu-bapak, anak-istri, kaki-tangan dan lain-lain.

Penggunaan Kata Depan “ke”, “di”, “dan”

Penggunaan kata-kata ini jika dihubungkan dengan kata benda atau tempat, maka cara penulisannya harus dipisah seperti di rumah, di sekolah, di kantor, ke mekah dan lain-lain. Sedangkan menggunakan kata kerja maka penulisannya digabung seperti dipukul, dibagi, kepukul, ketendang, kebelet dan lain sebagainya.

Penggunakan Kata Ganti “mu”, “kau”, “nya”

Kata ganti mu, kau dan nya ini harus lebih diperhatikan lagi karena penggunaan digabungkan dengan kata sebelum atau sesudahnya. Contoh, engkau ambil menjadi kuambil, engkau bawa menjadi kubawa, mobilmu, mobilnya dan lain-lain.

Satu pemikiran pada “Cara Menulis Konten Yang Benar”

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.