fbpx

7 Cara Sukses Menemukan Produk Berkualitas

Hal dasar yang harus kamu pelajari saat kamu akan memulai bisnis adalah bagaimana cara menemukan produk berkualitas. Karena, jika produk yang akan kita tawarkan kepada calon konsumen penuh manfaat dan berkualitas, mereka tidak akan sungkan untuk menukarkan uang mereka dengan produk yang kita miliki semahal apa pun itu.

Secara tidak langsung kita dari sini telah belajar memulai langkah bisnis yang anti sepi peminat.

Analoginya, ketika suatu saat kamu menjadi seorang pembeli, maka produk yang kamu inginkan pasti produk yang berkualitas penuh manfaat. Begitu pun dengan orang lain, mereka juga sama menginginkan produk berkualitas saat mereka membeli suatu produk.

Nah dari sini kita dapat menyimpulkan, bahwa seorang pembeli ingin membeli produk berkualitas dibanding produk abal-abal. Sehingga seorang penjual akan berusaha bagaimana caranya agar menemukan produk berkualitas untuk ia jual kepada para calon pembeli.

Sudah tahu bagaimana cara menemukan produk berkualitas? Jika belum, simak artikel ini hingga tuntas.

Insyaa allah bermanfaat.

Berikut tips dan cara menemukan produk berkualitas.

Tentukan Niche Market & Target Pasar

cara menemukan produk berkualitas

Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menentukan niche market dan target pasar. Produk fashion kah, produk kesehatan kah, produk skincare kah, dan niche market lainnya yang masih banyak lagi.

Bisa kamu eksplore sendiri ok!

Kita ambil contoh biar langsung faham dan praktis.

Contoh nichenya produk skincare, katakanlah pelangsing. Kemudian target pasarnya siapa? Tentu target pasarnya semua orang yang menginginkan tubuhnya menjadi langsing.

Banyak bukan, orang-orang yang menginginkan tubuhnya langsing? Sehingga target pasarnya pun sudah jelas ada, bahkan permintaan konsumen bisa dikatakan tinggi untuk contoh produk yang satu ini.

Masih banyak lagi produk-produk yang target pasarnya sudah jelas ada.

Silakan kamu riset sebaik-baiknya seperti contoh diatas.

Ingat! Jangan salah melangkah ya. Artinya kamu harus mengerjakan risetnya secara berurutan.

Pahami Masalah & Solusi Target Pasar

cara menemukan produk berkualitas

Setelah target pasar sudah kamu dapatkan, selanjutnya kamu harus temukan apa saja sih masalah-masalah yang dimiliki setiap orang di target pasar yang sudah kamu dapatkan di langkah pertama tadi.

Tugasnya, kaji permasalahan-permasalahan setiap orang di target pasar yang sudah kamu dapatkan.

Kita langsung memahami secara praktis dengan menyimak contoh berikut ini.

Contohnya kita gunakan produk yang telah kita gunakan ditahap pertama tadi.

Berikut contoh-contoh permasalahannya:

  1. “Sudah 1 bulan aku melakukan program diet, tapi hingga sekarang masih belum terlihat langsing juga.”
  2. “Cita-cita putriku menjadi model bertubuh langsing yang indah gak kesampaian karena badannya gemuk.”
  3. “Istriku itu impiannya bertubuh langsing tapi hobynya ngemil.”
  4. “Impian ku itu bertubuh langsing, tapi kenyataannya mudah gemuk sulit kurus.”
  5. “Saya mau melangsingkan badan dengan program diet, tapi takut sakit lambung.”
  6. “Kepercayaan diri dia menurun setelah berat badannya bertambah gemuk.”

Perhatikan daftar beberapa contoh permasalahan diatas.

Permasalahan yang harus kamu temukan adalah permasalahan yang memang mereka alami. Artinya bukan permasalahan yang diada-adakan oleh kamu.

Tujuan dari memahami permasalahan yang rata-rata terjadi pada setiap orang di target pasar kamu adalah untuk memudahkan kamu mencari solusi dalam bentuk produk yang akan kamu tawarkan kepada mereka.

Permasalahan yang dimana mereka anggap suatu penghambat besar dalam keberlangsungan impian hidup mereka yang indah. Dan mereka butuh solusi tepat dari siapa pun yang memiliki solusi permasalahannya.

Dan kamu dari situ bisa masuk menjadi seseorang yang memiliki solusi tepat yang mereka inginkan.

Paham sampai sini kenapa kamu harus memahami permasalahan utama yang ada di target pasar kamu?

Selanjutnya siapkan solusi tepat nya ya.

Setelah permasalahan target pasar telah kamu kumpulkan, selanjutnya kamu siapkan solusi tepat melalui produk berkualitas yang kamu miliki.

Dan pastinya, mereka tidak sungkan untuk menukarkan uang dengan produk kamu yang menjadi solusi sebesar apa pun demi permasalahan mereka selesai.

Nah, sehingga dari sini seolah-olah kamu menjual solusi untuk permasalahan yang rata-rata setiap orang dari target pasar mengalaminya.

Ketika kamu sudah menemukan produk berkualitas yang bisa mengatasi semua permasalahan besar dari semua orang target pasar kamu, artinya kamu sudah mulai membangun bisnis produk anti sepi peminat.

Jadinya, kamu harus melakukan langkah ini agar bisnis produkmu laku keras.

Pastikan Trend Marketnya Stabil

cara menemukan produk berkualitas

Langkah selanjutnya dari tips dan cara menemukan produk berkualitas adalah dengan cara memastikan bahwa trend marketnya stabil, tidak musiman dan jangka panjang.

Kenapa langkah ketiga ini saya sampaikan?

Pentingkah?

Langkah ini saya sampaikan untuk kamu yang menginginkan bisnis produk nya bukan hanya untuk bisnis jangka pendek yang bersifat sementara.

Karena ketika trend marketnya stabil/tidak musiman dan bersifat jangka panjang, maka bisnis produknya anti mati gaya, artinya tidak akan terputus oleh musim atau waktu-waktu tertentu.

Dan ini merupakan saran terbaik dari para mentoring bisnis di Sintesa ketika kami mendapatkan tugas riset produk.

Kami diajarkan untuk belajar berbisnis yang jangka panjang dengan trend market yang stabil dan tidak musiman.

Bisnis produk yang trend marketnya stabil maka akan terus hidup tanpa terputus suatu waktu atau suatu musim.

Contoh produk musiman: jas hujan, contoh produk trend-trend an (jangka pendek): es kepal milo, yang sempat booming di pertengahan tahun 2018 dan beberapa bulan kemudian produk inovasi tersebut sudah tidak booming lagi.

Nanti di bagian akhir ada sub judul pembahasan beberapa kriteria produk yang para mentor bisnis di Sintesa sangat menyarankannya untuk dihindari.

Produk berkualitas anti mati gaya itu, produk yang tidak bersifat musiman.

Carilah produk yang anti mati gaya.

Produknya Recurring atau One Time?

cara menemukan produk berkualitas

Poin yang ke empat dari cara menemukan produk berkualitas adalah produk yang dicari bersifat pemakaian satu kali atau berkali-kali.

Atau mungkin berlaku musiman?.

Artinya, produk yang kita cari itu berpeluang untuk repeat order atau hanya order satu kali saja.

Langkah ini mungkin lebih ke pemasaran, tapi ini juga penting buat kamu pelajari.

Jadi kamu harus pahami sifat produknya, apakah one time atau recurring.

Jika recurring, maka peluang untuk mendapatkan repeat order dari pembeli yang sama sangat berpeluang besar. Sebaliknya jika produknya one time maka peluang kecil untuk mendapatkan repeat order dari pembeli yang sama.

Ya mungkin itu sih untuk poin ke empat dari cara menemukan produk berkualitas.

Saran saya untuk poin yang ke empat ini:

Simpan & kelola semua kontak konsumen yang sempat menanyakan produk kamu.

Kesimpulan dari cara menemukan produk berkualitas dari langkah pertama hingga empat adalah:

  1. Kepada siapa kamu akan melakukan penjualan? (Target pasar)
  2. Bagaimana cara kamu menarik perhatian calon konsumen? (Marketing/Pemasaran)
  3. Apa yang akan kamu jual? (Produk)

Pertimbangkan Harga & Margin Produk

cara menemukan produk berkualitas

Selanjutnya, kamu harus mempertimbangkan kelas harga produk seperti apa yang kamu inginkan? Produk yang memiliki harga puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan, atau mungkin milyaran rupiah bahkan dollar?

Tentukan sendiri ya.

Tapi jangan mencoba kelas harga atas sebelum kelas harga bawah kamu taklukan.

Ikuti naluri hati, jika nyaman dengan kelas harga bawah ya nikmatin aja dulu. Jangan karena iming-iming keuntungan yang besar kamu ikut-ikut an orang yang bermain didalamnya. Dan kamu belum memiliki pengalaman dan pengetahuan untuk bermain didalamnya.

Dan yang pastinya jika kamu menjual suatu produk, kamu harus mendapatkan margin/keuntungan dari setiap penjualannya. Minimal kamu harus mendapatkan margin/keuntungan dari setiap penjualannya sebesar Rp.50.000.

Saran minimum margin dari saya sih Rp.100.000 hingga Rp.250.000 dari setiap penjualannya.

Ya mungkin itu yang bisa dibahas untuk poin empat.

Tentukan dan pertimbangkan sebaik-baiknya harga & margin produk.

Tapi ingat, jangan sampai kamu menaikkan harga jual produk dari harga normal pasaran untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Jatuhnya nanti produk yang kamu jual gak laku-laku karena harga lebih tinggi dari harga normal jual di pasaran.

Untuk mendapatkan keuntungan yang sesuai kamu inginkan, kamu bisa cari produk yang memiliki harga abu-abu. Dengan produk seperti itu, kamu bisa menentukan harga sekaligus margin sesuai keinginan kamu sendiri.

Ada gak ya? Cari aja sendiri… Pasti ada.

Pilih Media Pemasaran yang Tepat

cara menemukan produk berkualitas

Target pasar sudah ada?, Produk sudah ada?, langkah selanjutnya kamu harus bisa memilih media pemasaran yang tepat.

Sebagaimana yang sudah kita ketahui, terdapat beberapa media pemasaran yang bisa kita gunakan untuk memasarkan produk.

Diantaranya yang kita pelajari di Sintesa yaitu melalui website pribadi dengan mengandalkan ilmu SEO (ranking pencarian google) dan melalui fitur berbayar di google ads.

Terus apa yang kita pahami dari poin ini?

Tidak semua produk cocok dan tepat di media pemasaran tertentu. Bisa jadi suatu produk lebih laris melalui media pemasaran lainnya dibanding melalui SEO.

Sehingga kamu harus tepat dalam memilih media pemasaran untuk memperkenalkan produk kamu ke para calon konsumen kamu.

Pilih media pemasaran yang tepat.

Hindari Kriteria Produk Berikut :

cara menemukan produk berkualitas

Setelah kamu lalui langkah-langkah cara menemukan produk berkualitas tadi, kamu juga harus menghindari kedua kriteria produk berikut.

  • Produk Hoax

Contoh produk yang memiliki kriteria produk hoax adalah produk-produk yang berbau mistis bahkan kesyirikan kepada Allah SWT.

Contoh Bambu pethuk atau pring pethuk dan bulu perindu.

Itu mungkin yang saya tahu terkait contoh produk yang berkriteria produk hoax.

  • Produk Trend Jangka Pendek

Kriteria produk selanjutnya yang harus kamu hindari yaitu produk trend-trend an (jangka pendek).
Contohnya di dunia jajanan kuliner, yang sempat viral dalam waktu yang sangat singkat adalah es kepal viral milo.

Jika kamu menginginkan berjualan suatu produk yang memiliki jangka waktu yang panjang, itu artinya kamu harus menghindari kriteria produk trend jangka pendek.

Nah, itulah beberapa tips cara menemukan produk berkualitas. Sekarang kamu tinggal ikuti dan praktekan bagaimana langkah-langkah yang baik dan benar untuk menemukan produk berkualitas.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.